Showing posts with label SPK. Show all posts
Showing posts with label SPK. Show all posts

Sunday, 7 June 2015

Jenis-jenis Pengambilan Keputusan

PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK

Umumnya keputusan dalam organisasi dibuat oleh lebih dari satu orang. Ada beberapa cara untuk mendorong kreativitas dari kelompok :

a.Brainstorming, yaitu suatu teknik yang mendorong anggota kelompok untuk menemukan ide-ide sebanyak mungkin dari suatu topik tanpa menilai ide tersebut.

b.Nominal Group Technique (NGT), yaitu teknik yang menggabungkan pekerjaan individu dan kelompok dalam suatu aturan tertentu.

c.Synectics, yaitu teknik yang menggunakan suatu analog untuk membantu anggota kelompok melihat masalah dari perspektif yang baru.

 

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN SIFAT

1.Keputusan Auto-Generated, adalah keputusan yang diambil dengan cepat serta kurang memperhatikan, mempertimbangkan data, fakta, informasi, tempat dan lain sebagainya, mempunyai resiko yang besar dan diambil dalam keadaan yang darurat.

2.Keputusan Induced, adalah keputusan yang diambil dengan mempertimbangkan data, fakta informasi, dituasi, tujuan dan analisa-analisa tertentu. Keputusan ini lebih rasional dan dapat dipercaya, serta resaiko yang akan terjadi dapat diminimalkan.

Langkah-langkah Pengambilan Keputusan

1.Identifikasi problem à perbedaan antara keadaan sekarang dengan keadaan yang diinginkan, meliputi :

  • scanning stage, memonitor situasi kerja dan perubahan lingkungan yang dapat menimbulkan masalah/problem
  • categorization stage, mengkategorikan perbedaan antara situasi sekarang dengan situasi yang diinginkan.
  • diagnosis stage, pengumpulan informasi tambahan dan mendiagnosa penyebab dan akibat yang dapat menimbulkan dari masalah tersebut.

2.Mencari alternatif solusi.

3.Evaluasi dan memilih alternatif

  • feasibility, menilai apakah suatu alternatif dapat dicapai dengan batasan-batasan yang ada dalam organisasi
  • quality, menilai apakah alternatif tersebut efektif untuk menyelesaikan masalah yang ada.
  • acceptability, tingkat penerimaan pembuat keputusan dan orang lain yang behubungan dengan alternatif tersebut.
  • costs, berapa sumber daya yang dibituhkan dan apa efek samping dari suatu alternatikf.
  • reversibility, kemampuan mengganti alternatif dengan mudah.

4. Implementasi dan memonitor solusi yang dipilih.

Macam-macam Pendekatan dalam Pengambilan Keputusan

INTUISI : Suara hati individu yang mengambil keputusan, lebih bersifat ilham, perasaan, mengandalkan naluri, kemampuan mental pribadi.

Kelebihannya :

  • Keputusan diambil dengan cepat dan singkat
  • Memanfaatkan kecakapan pengambil keputusan (manajer)

Kelemahannya :

  • Kemungkinan keputusan yang diambil terbukti salah
  • Tidak cukup tersedianya alat untuk mengambil keputusan

FAKTA-FAKTA : kejadian-kejadian, kondisi-kondisi yang dapat mendorong manajer mengambil keputusan, mempunyai landasan yang kuat, logis, rasional dan dapat dipercaya.

Keuntungannya:

  • Keuntungan yang diambil lebih rasional, logis, ideal dan resikonya relatif kecil.
  • Keputusan lebih mudah direalisasikan.
  • Keputusan sesuai dengan masalah yang dihadapi.

Kelemahannya :

  • Keputusan sering terlambat karena menunggu data terkumpul.
  • Biaya pengambilan keputusan cukup besar.

PENGALAMAN (EXPERIENCE) : pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajer juga didasari oleh pengalaman mereka dalam mengambil keputusan. Pengalaman adalah merupakan pedoman atau arah bagi individu / manajer dalam mengambil keputusan.

Kelebihannya :

  • Keputusan dapat didasarkan pada pengetahuan-pengetahuan praktis.
  • Pengalaman terbaik dari si pembuat keputusan dapat dijadikan pedoman untuk mengambil keputusan berikutnya.

Kelemahannya :

  • Keputusan yang diambil berdasarkan pengalaman mungkin hanya dapat dilakukan pada situasi tertentu saja.
  • Pengalaman dari pembuat keputusan mungkin terbatas.

KEKUASAAN (AUTHORITHY) : untuk mengambil keputusan seseorang atau manajer perlu mempunyai kekuasaan atau power. Tanpa adanya wewenang seseorang tidak mengambil keputusan.

Kelebihannya :

  • Keputusan mudah diterima
  • Keputusan jelas karena diketahui sumbernya
  • Lebih bersifat memikat dan resmi

Kelemahannya :

  • Memungkinkan terjadinya praktek diktator
  • Memungkinkan terjadinya keputusan yang subyektif

Pengertian Pengambilan Keputusan (Decision Making)

pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan terhadap hakikat suatu masalah, pengumpulan fakta-fakta dan data, penentuan yang matang dari alternatif yang dihadapi dan pengambilan tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat. (Siagian)

pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku dari dua alternatif atau lebih ( tindakan pimpinan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam organisasi yang dipimpinnya dengan melalui pemilihan satu diantara alternatif-alternatif yang dimungkinkan). (Terry)

Dari kedua pengertian diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa keputusan itu diambil dengan sengaja, tidak secara kebetulan, dan tidak boleh sembarangan. Masalahnya telebih dahulu harus diketahui dan dirumuskan dengan jelas, sedangkan pemecahannya harus didasarkan pemilihan alternatif terbaik dari alternatif yang ada.